Friday, July 13, 2012

susahnya mendidik hati




Ya allah dengan namamu yang agung
Ya allah dengan namamu yang sangat aku rindu
Sungguh ya allah.
Yang sangat aku rindu.
Ya allah ya allah ..
dengan namamu yang da lama aku tinggalkan
Tapi..
dengn namamu yang sangat pemaaf
maafkan aku ya allah

Ya allah
dalam kesibukan dunia ini ya allah,
aku semakin jauh dari mu..
menjadi kan hati sema kin keras
semakin melupakanmu yang pernah aku sayang
yang ingin aku sayang sebenarnya

ya allah
dalam kesibu kan ,
aku mulai mencintai manusia lebih dari mu
tanpa aku sedar aku perlahan2 menyisih kan cinta mu ya allah
perlahan2 tanpa aku sedar, aku mulai menjauhkan cintamu dari ku ya allah
seolah2 beranggapan cinta manusi itu lebih hebat dari mu
seolah2 merasakan aku perlukan cinta manusia ini lebih dari cinta mu ya allah

aku di awang awangan
merasakan indahnya perasaan itu ya allah
merasakan bahagia nya perasaan itu
di saat yang sama aku rasa kan mungkin tidak mengapa bagiku untuk ku kongsikan cinta ku padamu dengannya
semakin lama semakin indah ya allah
dan aku kira “oh a ku mampu la ku kan rupanya..”
aku mampu rupanya..

hari berganti hari
perasaan semakin  indah
apabila ada yang mengambil berat
apabila ada yang mengambil tahu
apabila ada yang merisaukan

tapi tak tahu mengapa di satu sudut hati aku merasa kehilangan
apa itu ya allah..
apa itu ya allah..
perasaan yang tak dapat a ku gambarkan
sepi..
jauh..
dan aku mulai mencari..
dimana mu ya allah..
dimana mu ya allah..

baru aku sedar yang aku tak mampu berkongsi
aku tak mampu menilai mana yang lebih utama
cinta mu atau cinta manusia

disaat kau pergi kerana kealpaan ku terhadap cinta manusia
aku rasa kan kosong
solat ku ya allah,tidak lagi seperti dulu.
Pertemuan kita ya allah tidak lagi seperti dulu
Perjumpaan kita ya allah tidak lagi semanis dulu.
Hilang ya allah segala perasaan aku
Hilang rasa ingin selalu bertemu
Hilang rasa rindu ya allah..
Hilang semuanya..

Rasa malu hari ni untuk kembali
Rasa malu hari ni untuk bertemu dengn mu ya allah
Terasa kotor..
Sangat kotor..
Terasa sangat hina
tak tahu nak bersih kan macammana..

mereka kata perasaan itu fitrah.
Fitrah untuk berasa demikian
Saja nak sedap kan hati..
Saja mencari sebab untuk memaafkAn diri
Mencari sebab untuk berkata “tak pa shahira itu biasa..”
Ya allah bagaimana aku bisa  memaafkan diri
bagaimana aku bisa berkata tidak mengapa
andai aku tegar
menggunakan alasan fitrah untuk  mencintai manusia,
untuk lebih mencintai mereka
sedangkan fitrah kehambaaan itu lebih utama?

mereka kata “iman yazid wa yanqus”
lagi mencari alasan untuk berkata “tak pa shahira itu biasa..”
bagaimana bisa aku dapat memaafkan diri setelah Dia tahu aku telah mengenepikannya
dan  “wa yaklamu ma tukhfi as sudur..”
sedangkan dia tahu apa di hati ku

ya allah aku malu dengan mu yang maha mengetahui
yang mengetahui perasaan ku
aku malu denganmu yang maha melihat
yang melihat bagaimana teruknya aku mengenepikn mu..
rasa terduduk..
sangat........

ya allah hari ini dengan bersaksikan kau ya allah  aku lepas kan dia
jangan biarkan aku mendapat cintanya tetapi aku hilang cintamu
mungkin benar aku maseh belum mampu..
ya
mungkin benar aku belum mampu..

ya allah aku mencintaimu lebih darinya.
Ya allah.
aku mahu mencintaimu lebih darinya,lebih dari dunia dan segala isinya
jangan tinggal kan aku ya allah
sesungguhnya aku tahu kau sentiasa menungguku ya allah..
hanya aku yang tida melihat..




No comments: